Yogyakarta – Pengajian Store yang rutin diselenggarakan oleh PT Ukhuwah Berkah Semesta (Manajemen dari Ayam Geprek Sa’i dan Hajj Chicken) kembali menjadi momen penuh ilmu dan refleksi bagi seluruh peserta. Kegiatan yang berlangsung pada Rabu, 15 Juli 2026 di Masjid Al-Furqon Nitikan, Yogyakarta ini diikuti oleh jajaran direksi, Head Office, Gudang dan Processing, Training Center, Marketing, hingga seluruh karyawan store wilayah Yogyakarta dan sekitarnya.
Salah satu materi dalam pengajian kali ini disampaikan oleh Bapak Erwan Barudi selaku Direktur Utama PT Ukhuwah Berkah Semesta (Manajemen dari Ayam Geprek Sa’i dan Hajj Chicken). Dalam penyampaiannya, beliau mengajak seluruh peserta untuk kembali menata prioritas hidup dengan menjadikan sholat dan Al-Qur’an sebagai pondasi utama sebelum memikirkan hal-hal lain.
Pak Erwan mengawali tausiyahnya dengan mengangkat Surah Ali Imran ayat 33–34 yang artinya:
“Sesungguhnya Allah telah memilih Adam, Nuh, keluarga Ibrahim dan keluarga Imran melebihi segala umat (pada masa masing-masing).” (QS. Ali Imran: 33)
“(Sebagai) satu keturunan, sebagiannya berasal dari sebagian yang lain. Dan Allah Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui.” (QS. Ali Imran: 34)
Menurut beliau, ayat tersebut menjadi pengingat bahwa setiap manusia memiliki kesempatan untuk meraih kemuliaan di sisi Allah. Bukan karena jabatan, kekayaan, ataupun kedudukan, melainkan karena kedekatan kepada-Nya dan kesungguhan dalam menjalankan perintah-Nya. ( Baca juga: Kerja, Menuntut Ilmu, dan Bersyukur adalah Jalan Meraih Keberkahan )
Beliau mengajak seluruh karyawan PT Ukhuwah Berkah Semesta (Manajemen dari Ayam Geprek Sa’i dan Hajj Chicken) untuk menjadikan pesan tersebut sebagai pegangan dalam menjalani kehidupan sehari-hari.
“Kita ini diberi banyak anugerah oleh Allah. Maka tugas kita adalah menjaga hubungan dengan Allah, salah satunya melalui sholat dan semakin dekat dengan Al-Qur’an,” ungkap Pak Erwan.
Beliau menekankan bahwa sering kali manusia terlalu sibuk memikirkan masa depan, mengejar rezeki, atau merasa cemas dengan kehidupan yang akan datang. Padahal, menurut beliau, ada satu hal yang jauh lebih penting untuk diperbaiki terlebih dahulu, yaitu kualitas sholat.
“Jangan sibuk memikirkan nanti akan kaya atau tidak, sukses atau tidak. Yang harus dipikirkan lebih dulu adalah bagaimana sholat kita bisa semakin baik dan bagaimana kita semakin dekat dengan Al-Qur’an.”
Pesan tersebut menjadi pengingat bahwa ketenangan hidup tidak selalu datang karena banyaknya harta atau tercapainya semua keinginan. Justru hati akan lebih tenang ketika seseorang merasa dekat dengan Allah SWT.
Pak Erwan kemudian memberikan sebuah analogi sederhana yang mudah dipahami.
“Bayangkan kita bepergian tanpa membawa uang sedikit pun, tetapi kita bersama orang yang sangat kaya. Pasti kita tetap merasa tenang karena tahu ada yang akan membantu. Begitu juga hidup ini. Ketika kita selalu bersama Allah, maka hati akan jauh lebih tenang dalam menghadapi apa pun.”
Menurut beliau, sholat mungkin tidak secara langsung menjadikan seseorang kaya, tetapi sholat mampu menghadirkan ketenangan yang menjadi bekal dalam menghadapi berbagai persoalan hidup.
Dalam kesempatan tersebut, Pak Erwan juga mengajak seluruh karyawan, khususnya laki-laki, untuk mulai membiasakan diri melaksanakan sholat Subuh secara berjamaah. Beliau berharap kebiasaan baik tersebut tidak hanya menjadi rutinitas sesaat, tetapi tumbuh menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari. Sebab, salah satu misi seorang muslim selama hidup di dunia adalah terus memperbaiki kualitas sholatnya.
Pak Erwan juga mengingatkan bahwa saat ini ada dua hal yang tanpa disadari menjadi tantangan bagi banyak orang dalam menjaga kualitas ibadah, yaitu mata dan handphone.
Beliau menjelaskan, tidak sedikit orang yang menghabiskan waktu hingga larut malam hanya untuk bermain game atau terus menerus menggulir media sosial. Akibatnya, waktu tidur menjadi semakin malam, tubuh kelelahan, dan saat adzan Subuh berkumandang terasa sangat berat untuk bangun.
“Misi kita hari ini adalah memerangi dua musuh, yaitu mata dan HP. Jangan sampai mata kita terus terpaku pada layar sampai lupa waktu. Akhirnya tidur kemalaman, bangun kesiangan, lalu sholat Subuh ikut terlambat.”
Jangan Terlalu Resah dengan Masa Depan, Perbaiki Dulu Kualitas Sholat dan Dekatkan Diri kepada Al-Qur’an
Menurut beliau, handphone bukanlah sesuatu yang salah. Namun, jika tidak digunakan dengan bijak, justru bisa membuat seseorang kehilangan banyak waktu yang seharusnya dapat dimanfaatkan untuk hal-hal yang lebih bermanfaat.
Karena itu, beliau mengajak seluruh peserta untuk mulai mengurangi kebiasaan scrolling media sosial tanpa tujuan yang jelas dan menggantinya dengan aktivitas yang lebih produktif, seperti membaca Al-Qur’an, menambah ilmu, belajar berwirausaha, mengembangkan keterampilan, ataupun kegiatan positif lainnya yang dapat memberikan manfaat bagi diri sendiri maupun orang lain.
Selain itu, Pak Erwan juga mengangkat kisah keluarga Imran yang diceritakan dalam Al-Qur’an. Istri Imran dikenal sebagai sosok perempuan yang sangat salehah dan memiliki kedekatan luar biasa kepada Allah SWT. Ketika mengandung, ia berharap dianugerahi seorang anak perempuan. Namun, Allah berkehendak lain dan mengaruniakan seorang anak yang kemudian dikenal sebagai Maryam.
Dari kisah tersebut, Pak Erwan mengajak seluruh peserta untuk belajar menerima ketetapan Allah dengan lapang dada.
“Orang yang sangat dekat dengan Allah saja masih menerima kenyataan yang berbeda dengan keinginannya. Maka jangan sampai kita yang masih terus belajar mendekat kepada Allah justru terlalu banyak menuntut agar semua keinginan harus selalu terwujud.”
Di akhir penyampaiannya, Pak Erwan juga berbagi pandangan tentang makna kontribusi. Meski menjabat sebagai Direktur Utama, beliau mengaku tetap memandang dirinya sebagai bagian dari keluarga besar PT Ukhuwah Berkah Semesta (Manajemen dari Ayam Geprek Sa’i dan Hajj Chicken) yang memiliki tanggung jawab untuk terus memberikan manfaat bagi sesama.
Kontribusi tersebut diwujudkan melalui berbagai program sosial yang telah berjalan di lingkungan perusahaan, mulai dari dukungan pendidikan bagi anak karyawan, bantuan susu untuk anak karyawan, hingga subsidi bagi istri karyawan yang sedang menjalani masa kehamilan. Menurut beliau, program-program tersebut bukan sekadar fasilitas perusahaan, melainkan bentuk kontribusi nyata agar keberadaan perusahaan dapat memberikan manfaat yang lebih luas bagi keluarga besar PT Ukhuwah Berkah Semesta (Manajemen dari Ayam Geprek Sa’i dan Hajj Chicken).
Melalui Pengajian Store yang rutin dilaksanakan setiap bulan, PT Ukhuwah Berkah Semesta (Manajemen dari Ayam Geprek Sa’i dan Hajj Chicken) terus menanamkan budaya bahwa bekerja, menuntut ilmu, dan memperbaiki ibadah merupakan satu kesatuan yang tidak dapat dipisahkan. Semangat inilah yang diharapkan terus tumbuh dalam setiap insan Ayam Geprek Sa’i dan Hajj Chicken, sehingga tidak hanya memberikan pelayanan terbaik kepada pelanggan, tetapi juga menghadirkan keberkahan bagi diri sendiri, keluarga, dan lingkungan sekitar. ( Baca juga: Bukan Cuma Jago Main Bola! Ternyata Ini Rahasia Lamine Yamal yang Jarang Orang Tahu )
Narasumber: Haji Erwan Barudi
Kontributor: Kurniawan Adhisukma T – MKT PT UBS
Jangan Terlalu Resah dengan Masa Depan, Perbaiki Dulu Kualitas Sholat dan Dekatkan Diri kepada Al-Qur’an




