Semarak Hari Santri, Ayam Geprek Sa’i Batu Gelar Manasik Haji yang Diikuti 470 Anak

BATU – Bagaimana jadinya jika ratusan anak berkumpul untuk belajar mengenal ibadah haji sejak usia dini? Suasana penuh antusias itulah yang mewarnai kegiatan manasik haji yang digelar Ayam Geprek Sa’i di Rest Area Ayam Geprek Sa’i Batu 2, Jalan Dewi Sartika, Kota Batu, pada Sabtu (24/10/2026).

Sebanyak kurang lebih 470 peserta dari beberapa Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPQ) dan taman kanak-kanak (TK) mengikuti kegiatan ini dengan didampingi guru masing-masing. Bukan sekadar kegiatan seremonial, manasik haji ini menjadi salah satu cara untuk mengenalkan rukun Islam kelima kepada anak-anak melalui pengalaman belajar yang lebih nyata dan menyenangkan.

Kegiatan tersebut juga menjadi bagian dari upaya memeriahkan Hari Santri. Melalui agenda ini, Ayam Geprek Sa’i Batu turut menghadirkan kegiatan bernuansa edukasi keislaman yang mengajak anak-anak mengenal lebih dekat salah satu ibadah penting dalam Islam. ( Baca juga: Bikin Anak-Anak Bahagia! Ayam Geprek Sa’i Wangon Jadi Bagian dari Keseruan PAUD se-Kecamatan Wangon )

Belajar Ibadah Haji Sejak Dini dengan Cara yang Menyenangkan

Mengenalkan ibadah haji kepada anak-anak tentu punya tantangan tersendiri. Penjelasan yang hanya disampaikan lewat buku atau cerita terkadang belum cukup untuk membuat mereka memahami gambaran pelaksanaannya.

Karena itulah, kegiatan manasik haji bisa menjadi pengalaman belajar yang berharga. Anak-anak tidak hanya mendapatkan pengenalan mengenai ibadah haji, tetapi juga berkesempatan memahami tahapan-tahapan yang berkaitan dengan pelaksanaannya.

Dalam rangkaian manasik haji, peserta diperkenalkan dengan berbagai tahapan ibadah, mulai dari tawaf, sa’i, wukuf di Arafah, hingga melempar jumrah. Mereka juga mengenal penggunaan pakaian ihram sebagai bagian dari pelaksanaan ibadah haji.

Melalui pengenalan tersebut, anak-anak diharapkan semakin memahami bahwa ibadah haji bukan sekadar perjalanan ke Tanah Suci. Ada nilai ketaatan, kesabaran, kedisiplinan, dan ketulusan dalam beribadah yang bisa mulai dikenalkan kepada mereka sejak kecil.

Tentu saja, anak-anak masih berada dalam tahap belajar. Namun, pengalaman mengikuti manasik haji dapat menjadi langkah awal untuk menumbuhkan rasa ingin tahu mereka tentang Islam dan membangun kedekatan dengan ajaran agama.

470 Peserta, Semangat Belajar yang Jadi Bagian dari Hari Santri

Kehadiran sekitar 470 peserta dari berbagai TPQ dan TK menunjukkan besarnya keterlibatan anak-anak dalam kegiatan edukasi keagamaan ini. Dengan pendampingan guru-guru, kegiatan berlangsung dalam suasana meriah dan penuh antusias.

Bagi anak-anak, belajar agama melalui kegiatan seperti ini bisa memberikan pengalaman yang berbeda dari rutinitas belajar sehari-hari. Mereka dapat mengenal ibadah haji dalam suasana kegiatan bersama, sekaligus membangun pengalaman belajar yang berkesan.

Momentum Hari Santri pun menjadi pengingat bahwa pendidikan agama bukan hanya tentang menghafal doa atau memahami materi di kelas. Memberikan pengalaman yang membantu anak mengenal praktik ibadah juga menjadi bagian penting dalam proses pembelajaran.

Harapannya, pengenalan ibadah haji sejak dini dapat menumbuhkan kecintaan kepada Allah SWT atau Ilahi, memperkuat ketertarikan anak-anak untuk mempelajari agama, serta menanamkan nilai-nilai kebaikan yang bisa mereka bawa dalam kehidupan sehari-hari.

Ayam Geprek Sa’i Batu, Hadir Lebih Dekat dengan Masyarakat

Melalui kegiatan manasik haji ini, Ayam Geprek Sa’i Batu turut mengambil bagian dalam memeriahkan Hari Santri melalui aktivitas yang berfokus pada edukasi keislaman bagi anak-anak.

Kegiatan tersebut juga memperlihatkan bagaimana sebuah brand kuliner dapat hadir di tengah masyarakat melalui aktivitas yang tidak hanya berkaitan dengan makanan, tetapi juga dengan pendidikan dan kehidupan sosial.

Bagi Ayam Geprek Sa’i, kedekatan dengan masyarakat menjadi hal yang penting untuk terus dibangun. Kehadiran kegiatan seperti manasik haji membuka ruang bagi masyarakat untuk mengenal Ayam Geprek Sa’i Batu dalam konteks yang lebih luas, yaitu sebagai brand yang turut meramaikan kegiatan positif di lingkungan sekitarnya.

Rest Area Ayam Geprek Sa’i Batu 2 di Jalan Dewi Sartika menjadi lokasi terselenggaranya kegiatan yang melibatkan ratusan anak tersebut. Momentum ini sekaligus memperkenalkan lokasi Ayam Geprek Sa’i kepada masyarakat yang ingin mengetahui lebih jauh tentang keberadaan outlet di kawasan Batu.

Menanamkan Cinta kepada Ilahi, Dimulai Sejak Kecil

Pada akhirnya, mengenalkan ibadah haji kepada anak-anak bukan hanya tentang membuat mereka mengetahui urutan pelaksanaan ibadah. Lebih dari itu, ada harapan agar tumbuh rasa cinta kepada Allah SWT, keinginan untuk terus belajar agama, dan cita-cita untuk suatu hari bisa menunaikan ibadah haji.

Melalui kegiatan manasik haji dalam rangka memeriahkan Hari Santri pada 24 Oktober 2026, Ayam Geprek Sa’i Batu turut menghadirkan ruang belajar keagamaan yang melibatkan sekitar 470 anak dari beberapa TPQ dan TK bersama guru pendamping mereka.

Sebuah langkah sederhana dalam mengenalkan ibadah sejak dini, dengan harapan nilai-nilai kebaikan yang ditanamkan hari ini dapat tumbuh dan melekat hingga mereka dewasa.

Masyarakat yang ingin mengenal lebih dekat Ayam Geprek Sa’i dapat mencari informasi mengenai menu dan lokasi outlet melalui kanal resmi Ayam Geprek Sa’i. Dengan begitu, kedekatan dengan masyarakat dapat terus terjalin, baik melalui pengalaman kuliner maupun kegiatan positif yang bermanfaat bagi lingkungan sekitar.

Mau Mengadakan Manasik Haji? Ayam Geprek Sa’i Siap Jadi Teman Kegiatan Anda!

Buat sekolah, TK, TPQ, atau lembaga pendidikan Islam yang sedang merencanakan kegiatan manasik haji untuk anak-anak, ada kabar baik! Ayam Geprek Sa’i siap menerima pesanan nasi box untuk mendukung kebutuhan konsumsi selama kegiatan berlangsung.

Bukan cuma soal makanan, Ayam Geprek Sa’i juga terbuka untuk membantu mendukung jalannya acara manasik haji sesuai kebutuhan dan kesepakatan dengan pihak penyelenggara. Jadi, panitia bisa lebih leluasa mempersiapkan kegiatan edukatif yang seru, tertib, dan berkesan bagi para peserta.

Bayangkan, anak-anak bisa belajar mengenal ibadah haji sejak dini, sementara urusan konsumsi kegiatan dapat dipersiapkan dengan lebih praktis. Cocok untuk sekolah, TK, TPQ, maupun lembaga yang ingin menghadirkan pengalaman manasik haji yang menyenangkan bagi anak-anak.

Nah, kalau sekolah atau lembaga Anda sedang merencanakan kegiatan serupa, tidak perlu bingung mencari kebutuhan konsumsi. Langsung hubungi cabang Ayam Geprek Sa’i terdekat untuk menanyakan pesanan nasi box dan kemungkinan dukungan kegiatan manasik haji.

Yuk, persiapkan kegiatan manasik haji yang lebih berkesan bersama Ayam Geprek Sa’i. Karena mengenalkan nilai-nilai agama sejak dini bisa menjadi pengalaman yang semakin bermakna ketika dipersiapkan dengan baik! ( Baca juga: Jangan Cuma Merasa Jadi Orang Baik, Sudahkah Kebaikan Itu Terlihat dari Perbuatan? )

Kontributor: Kurniawan Adhisukma T – MKT PT UBS

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *