Ternyata se-enak ini kerja di Ayam Geprek Sa’i – Banyak orang mengenal Ayam Geprek Sa’I sebagai brand kuliner ayam geprek favorit dengan cita rasa lezat, harga terjangkau, dan pelayanan yang ramah. Namun, di balik suksesnya dua brand tersebut, ada budaya kerja positif yang diterapkan setiap hari kepada seluruh karyawan.
Mulai dari karyawan kantor (office) hingga tim operasional di outlet, semuanya menjadi bagian dari keluarga besar PT Ukhuwah Berkah Semesta. Perusahaan ini tidak hanya fokus pada perkembangan bisnis, tetapi juga berkomitmen menghadirkan lingkungan kerja yang sehat, nyaman, profesional, dan bernilai spiritual.
Lalu, seperti apa sebenarnya rutinitas karyawan di Ayam Geprek Sa’i? Berikut gambaran aktivitas harian mereka.
Mengawali Hari dengan Tadarus Al-Qur’an
Sebelum memulai pekerjaan, seluruh karyawan yang masuk pada pukul 08.00 pagi diwajibkan mengikuti kegiatan tadarus Al-Qur’an bersama selama 15 menit.Kegiatan ini menjadi salah satu budaya positif perusahaan yang terus dijaga. Tujuannya bukan sekadar rutinitas, tetapi juga sebagai ikhtiar agar seluruh pekerjaan yang dijalankan setiap hari membawa keberkahan, ketenangan hati, dan semangat baru.
Tidak hanya berlaku bagi karyawan pagi hari, sesi tadarus juga diterapkan untuk karyawan operasional yang masuk pada shift siang maupun sore sesuai waktu kerja masing-masing. Dengan memulai hari melalui bacaan Al-Qur’an, suasana kerja menjadi lebih tenang, positif, dan penuh energi baik.
Setelah Tadarus, Langsung Fokus Bekerja
Usai tadarus, seluruh karyawan langsung menjalankan tugas sesuai tanggung jawab masing-masing. Untuk tim operasional outlet, aktivitas harian tentu sangat dinamis. Mulai dari menyiapkan bahan baku, menggoreng ayam, membuat sambal ayam geprek, menyajikan ayam geprek favorit pelanggan, hingga memastikan kualitas makanan tetap terjaga.
Selain itu, tim operasional juga bertugas melayani pelanggan dengan ramah, cepat, dan penuh senyum. Pelayanan yang baik menjadi salah satu nilai penting yang terus dijaga oleh Ayam Geprek Sa’i.
Sementara itu, karyawan office menjalankan tugas administrasi, keuangan, pemasaran, pengembangan bisnis, hingga mendukung operasional seluruh cabang agar berjalan lancar.
Setiap divisi memiliki peran penting dalam menjaga kualitas brand agar terus berkembang dan dipercaya masyarakat.
Menjaga Kewajiban Ibadah di Tengah Kesibukan Kerja
Di tengah aktivitas kerja yang padat, perusahaan juga sangat memperhatikan kewajiban ibadah para karyawan. Khusus karyawan laki-laki, diwajibkan untuk melaksanakan sholat berjamaah di masjid ketika waktu sholat telah tiba. Bahkan sekitar 10 menit sebelum adzan, karyawan sudah diarahkan untuk bersiap menuju masjid agar dapat menjalankan ibadah tepat waktu.
Setelah iqamah berkumandang, para karyawan melaksanakan sholat berjamaah bersama jamaah masjid lainnya. Budaya ini menjadi salah satu ciri khas lingkungan kerja di bawah naungan PT Ukhuwah Berkah Semesta, yaitu bagaimana keseimbangan antara urusan pekerjaan dan kewajiban spiritual dijalankan secara harmonis.
Bagi perusahaan, produktivitas bukan hanya soal bekerja keras, tetapi juga tentang menjaga nilai hidup yang lebih bermakna. ( Baca juga : Sering Makan di Ayam Geprek Sa’i? Coba Tebak, Kamu Cocok Sambal Korek atau Bajak? )
Pesan Inspiratif dari Bapak Erwan Barudi
Nilai tersebut sejalan dengan pesan yang sering disampaikan oleh Bapak Erwan Barudi, selaku direksi sekaligus owner Ayam Geprek Sa’i.
Beliau menyampaikan bahwa “Kerja cuma nunggu adzan Bekumandang” Pesan sederhana ini menjadi pengingat bahwa kesuksesan usaha dapat berjalan beriringan dengan kedisiplinan spiritual.
Tidak heran jika budaya kerja di perusahaan ini terasa berbeda dan memiliki nilai lebih di mata banyak karyawan maupun masyarakat. Tonton selengkapnya:
Fasilitas Makan untuk Karyawan
Setelah menjalankan ibadah, karyawan juga mendapatkan jatah makan dari manajemen perusahaan sebagai salah satu bentuk perhatian terhadap kesejahteraan tim. Fasilitas ini tentu sangat membantu, karena karyawan tidak perlu mengeluarkan biaya tambahan untuk makan selama bekerja.
Selain meringankan kebutuhan harian, kebijakan ini juga menjadi bentuk apresiasi perusahaan kepada para karyawan yang telah memberikan tenaga, waktu, dan dedikasi terbaiknya setiap hari. Lingkungan kerja yang peduli seperti inilah yang membuat banyak orang merasa nyaman menjadi bagian dari Ayam Geprek Sa’i.
Kembali Produktif Hingga Jam Kerja Selesai
Setelah istirahat dan makan, aktivitas kerja kembali berjalan seperti biasa.
Tim outlet kembali melayani pelanggan, menyiapkan pesanan, menjaga kebersihan area kerja, serta memastikan pelanggan mendapatkan pengalaman terbaik saat berkunjung.
Untuk karyawan shift pagi, pekerjaan berlangsung hingga waktu sholat Ashar, kemudian dilanjutkan penutupan tugas dan persiapan pulang.
Rutinitas sederhana namun tertata ini membuat ritme kerja terasa lebih nyaman, seimbang, dan tidak membosankan.
Tempat Kerja yang Profesional dan Penuh Nilai Positif
Di era sekarang, banyak orang mencari tempat kerja yang bukan hanya memberi gaji, tetapi juga menghadirkan suasana nyaman, budaya sehat, serta kepedulian terhadap karyawan. Ayam Geprek Sa’I menunjukkan bahwa bisnis kuliner bisa berkembang besar tanpa meninggalkan nilai kebersamaan, profesionalisme, dan spiritualitas.
Inilah yang menjadi kekuatan brand tersebut hingga semakin dikenal masyarakat di berbagai daerah Indonesia.Jadi, bagaimana menurut Anda? Simple dan menyenangkan bukan menjadi karyawan di Ayam Geprek Sa’i? Ibarat kerja hanya untuk nunggu waktu shoolat saja. ( Baca juga : Ayam Geprek Pedas Sambal Korek Enak Menjadi Favorit Mahasiswa )
Di balik lezatnya menu yang dinikmati pelanggan, ada tim hebat yang bekerja setiap hari dengan semangat, kedisiplinan, dan nilai positif yang kuat. Tak heran jika kedua brand ini terus tumbuh dan semakin dipercaya masyarakat Indonesia. Ternyata se-enak ini kerja di Ayam Geprek Sa’i
Kontributor: Kurniawan Adhisukma T – MKT PT UBS






